Search
  • Admin

Karena Guru dan Murid yang Menulis adalah …



Setiap dari kita pasti punya pengalaman yang berbeda. Pengalaman yang berbeda akan memberikan makna dan cerita yang berbeda pula.


Pengalaman yang didapatkan biasanya tergantung dengan peran apa yang kita jalani. Misalkan, mereka yang memilih jenjang karir sebagai karyawan perusahaan pasti akan berbeda cara pandangnya terhadap dunia dibandingan dengan mereka yang memilih sebagai pengusaha. Dan perbedaan itu adalal hal yang wajar. Tidak perlu diadu mana yang lebih baik antara pengusaha atau karyawan. Tugas kita hanyalah menjalankan peran sebaik-baiknya. Entah itu karyawan atau pengusaha. Atau mungkin peran lain yang diambil.

Tentang guru dan murid. Dua peran yang saling berkaitan erat. Baik itu dalam lingkup sekolah formal atau sekolah kehidupan. Dan Seperti yang ditulis di artikel lainnya, (direct link ke artikel berjudul setiap kita adalah murid sekaligus guru) bahwa setiap dari kita adalah murid sekaligus guru.


Mari kita coba lihat dari perspektif guru dan murid di sekolah formal terlebih dahulu.

Jika kata menulis dilemparkan kepada Anda, apa yang pertama kali Anda pikirkan? Menulis adalah profesi seorang penulis? Menulis hanya dilakukan oleh mereka yang berbakat? Menulis adalah bekerja untuk keabadian? Apa pun yang Anda pikirkan, pegang dulu pendapat tersebut. Tidak perlu langsung mengklaim salah atau benar. Tapi izinkan saya berbagi perpsektif sederhana.


Menulis akar katanya adalah tulis. Jika dihubungkan dengan imbuhan “me”, maka menjadi aktivitas, menulis.


Jika Anda buka KBBI, maka menulis diartikan dengan:

  1. membuat huruf (angka dan sebagainya) dengan pena (pensil, kapur, dan sebagainya): anak-anak sedang belajar ~; melukis baginya merupakan kesenangan yang dimulai sebelum ia belajar ~

  2. melahirkan pikiran atau perasaan (seperti mengarang, membuat surat) dengan tulisan: ~ roman (cerita) mengarang cerita; ~ surat

  3. menggambar; melukis: ~ gambar pemandangan

  4. membatik (kain): lebih mudah mencetak daripada ~ kain

  5. Jika Anda baca baik-baik definisi dari KBBI tersebut, maka tidak ada definisi yang berat hingga akhirnya malah menjadi beban tersendiri saat melakukannya. Saya sendiri punya definisi lain tentang menulis.


Menulis adalah menuangkan pemikiran dan perasaan dalam sebuah tulisan.

Jika mengambil dari definisi tersebut, setiap dari kita punya otak untuk berpikir dan hati untuk merasa. Maka jelas, setiap kita bisa menuis. Bisa menulis dan bagus dalam menulis tentu dua hal yang berbeda. Tapi akan membahas bisa menulis saja terlebih dahulu. Bagus dalam menulis akan dibahas di artikel lainnya. Tapi jika Anda ingin mendapatkan tips, inspirasi, dan perspektif lain tentang menulis, bisa membaca artikel di rezkyfirmansyah.com atau IG @rezky_passionwriter. Di Spotify