Search
  • Admin

Mendirikan Sekolah Sendiri?



Pernahkah Anda berpikir untuk mendirikan sekolah sendiri? Mungkin ada yang langsung merespon: “Boro-boro mikir sekolah sendiri. Mikirin hidup diri sendiri saja sudah sulit.”

Tapi ada juga yang punya mimpi untuk bikin sekolah sendiri. Baik itu dalam artian sekolah dengan fisik pada umumnya, atau sekolah ideologis.


Kali ini saya tidak akan menulis tentang bagaimana caranya mendirikan sekolah dalam artian fisik. Karena pembahasan ini akan begitu panjang. Pembahasannya begitu luas. Mulai dari sisi legalitas, fasilitas, hingga bisnis.


Lantas bagaimana dengan sekolah ideologis. Apa maksudnya?

Pada umumnya, anak kandung adalah anak biologis dari orangtuanya. Tapi apakah pasti akan menjadi anak ideologis? Belum tentu. Kenapa? Karena anaknya tidak tahu ideologi seperti apa yang diperjuangkan oleh orangtuanya.


Tidak, ini tidak akan membahas ideologi dalam artian luas seperti ideologi pancasila, khilafah, komunis, sosialis atau berbagai ideologi lain yang ada di dunia. Mari artikan ideologi dalam artian sederhana saja. Ide, pemikiran, dan vaue apa yang diperjuangkan dalam hidup?


Ibu adalah madrasah utama bagi anaknya. Lantas bagaimana dengan ayah? Apakah ayah tidak ada peran dalam pendidikan anak? Tentu saja ada. Karena jika ibu adalah madrasah, maka ayah adalah kepala sekolah. Jika diibaratkan kapal, maka ayah adalah nahkoda yang akan menujukkan arah ke mana akan berlayar. Pertanyaannya, adakah kita tahu akan ke mana membawa arah keluarga?


Sekolah ideologis bisa dimulai dari rumah sendiri. Peran yang ada bukanlah guru dari sekolah formal, tapi setiap anggota keluarga. Baik itu ayah, ibu, kakak, dan adik memiliki perannya masing-masing. Karena setiap dari kita adalah guru sekaligus murid. Kadang kita belajar, kadang kita mengajar.


Kenapa penting untuk mendirikan sekoah ideologis?

Jika pertanyaannya penting, maka tentu jawabannya relatif. Karena bisa jadi tidak semua orang yang punya kegelisahan yang serupa. Tapi jika Anda gelisah bahwa sekolah formal tidak cukup untuk menjadikan kita sebagai “manusia yang seutuhnya”, maka sekolah ideologis adalah hal yang layak diperjuangkan. Perjuangan oleh keluarga, yang kelak menjadi visi keluarga.


Pendidikan adalah tanggungjawab bersama. Jika rasanya sulit untuk memperbaiki sistem yang sudah ada, kita bisa memberikan gagasan dan solusi kepada pihak yang berkuasa. Seperti halnya yang dilakukan oleh @FIMJakarta dalam program 100 Gagasan untuk Jakarta. Program ini memberikan wadah bagi pemuda untuk memberikan solusi bagi Jakarta dalam 10 kategori utama. Salah satunya adalah pendidikan. Bagi Anda yang berminat, silakan baca selengkapnya bit.ly/100GagasanPemudaJakarta